AINI DAN BURUNG KECIL


Bird - Junco

Bird – Junco (Photo credit: blmiers2)

AINI DAN BURUNG KECIL

Aini berulang tahun. Ia gadis kecil yang manis. Hari ulang tahunnya dirayakan dengan pesta kecil yang meriah.

Halaman belakang rumahnya dihiasi banyak balon, pita, dan bunga-bunga. Hiasan itu pemberian dari Bibi Anya, adik ibunya.

Taman kecil di belakang rumah itu jadi indah sekali.

Pesta ulang tahun itu diisi doa. Mereka berdoa agar Aini selalu diberi kebahagiaan. Lalu nyanyian selamat ulang tahun yang ramai. Barulah acara makan yang menyenangkan. Ulang tahun yang melelahkan. Tapi menyenangkan.

Aini menerima banyak kado. Bungkus dan pita-pita nya sangat indah. Setelah pesta selesai. Aini membuka kado-kado itu, satu persatu. Hadiah nya macam-macam. Ada banyak buku cerita, pensil warna, sepatu, boneka, topi, dan banyak lagi. Aini senang sekali.

Namun masih ada satu kado yang belum dibuka nya. Apa itu? Kado itu cukup besar, dibungkus kain biru nan indah. Aini tak sabar membukanya. Hop! Aaah… sebuah sangkar keperakan. Di dalamnya ada seekor burung yang cantik. Bulu burung itu berwarna merah, kuning, dan hijau. Aini kaget melihatnya. Namun kemudian ia merasa senang, karena burung itu sangat cantik.

“Kau ku namai Mungil,” kata Aini pada burung itu.

Aini merasa, itulah hadiah ulang tahun yang paling indah. Ia kemudian menaruh Mungil dan sangkar nya di meja taman. Halaman belakang yang ditumbuhi bunga dan pohon tinggi.

‘‘Oh, Mungil. Menyanyi lah,” pinta Aini. Setiap ia menengok burung kecil itu. Namun burung itu tak mau menyanyi.

“Oh, burung yang lucu, menyanyi lah,’’ pinta Aini lagi. Mungil masih saja diam. Ia seperti sedang bersedih.

“Mungil sayang, apakah engkau bersedih?” tanya Aini.

Burung itu mengangguk.

“Apakah engkau ingin keluar dari sangkar mu?” tanya gadis kecil itu.

Burung itu mengangguk lagi.

“Baiklah, kau akan ku lepaskan,” kata Aini. Ia membuka pintu sangkar.

Brrrr… Mungil pun terbang. Kepak sayapnya sangat indah.

“Selamat jalan, Pelangi ku,” kata Aini.

Ia sedih karena kehilangan burung kesayangan nya. Ia pun mulai kelihatan murung. Pengasuh nya jadi sedih melihat Aini seperti itu.

“Pakailah topi ini. Kau akan kelihatan seperti seorang putri,” katanya. Ia memperlihatkan sebuah topi lebar hadiah ulang tahun dari ayahnya. Aini menggeleng.

“Aku kangen pada Mungil,” katanya.

“Oh, itu kah nama burung itu?” tanya pengasuh. Aini mengangguk.

“Apakah engkau melepaskan Mungil?” sang pengasuh bertanya lagi.

“Ya, karena aku tak ingin Mungil bersedih. Ia tak mau tinggal dalam sangkar.”

“Kalau begitu jangan sedih, Aini. Mungil pasti sedang bergembira. Ia terbang sekarang. Ia senang melihat pemandangan dari angkasa. Kau tahu, Aini sayang. Burung sangat suka terbang,” katanya.

“Benarkah ia bahagia?” tanya Aini.

“Aku yakin, Aini. Suatu hari, Mungil akan datang. Ia akan berterima kasih padamu. Karena engkau melepaskan nya,” kata pengasuh nya.

Pengasuh Aini benar. Esok harinya, Mungil datang menjumpai Putri. Burung itu berdiri di atas cabang pohon. Sayapnya dikepakkan. Lalu Mungil bernyanyi, ‘Trilili tralala… trilili tralala.

Aini terkejut. Namun ia senang sekali. Ia senang melihat burung itu hinggap di cabang pohon.

“Burung kecil ku, kau kembali!” seru nya.

Semenjak itu Mungil datang setiap pagi. Aini pun selalu menyambut nya dengan gembira. Mungil selalu berkicau dengan indah.

Akhirnya Aini dan Mungil sama-sama bahagia.

*****

Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu. (QS. al-Mulk, 67:19)
Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di angkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman. (QS. an-Nahl, 16:79)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s